Dari Sepakbola untuk Palestina

Dari Sepakbola untuk Palestina

[BERITA-ISLAM.COM]
 Dukungan mengalir dari sepakbola untuk Palestina, yang sedang digempur Israel. Pemain, klub, dan suporter dari belahan dunia lain, menunjukkan solidaritasnya.

Palestina, yang menjadi target serangan Israel, mendapat banyak dukungan dari masyarakat sipil. Tak terkecuali dari dalam lapangan hijau.

Beberapa pemain dan suporter klub sepakbola sudah menyatakan mendukung Kemerdekaan Palestina. Dari Paul Pogba, Mohamed Salah, hingga para pendukung klub seperti Celtic FC.

Pogba, gelandang Manchester United, misalnya, sempat mengunggah dukungan kemerdekaan untuk Palestina sebelum Hari Raya Idulfitri. Pemain Prancis itu meminta perdamaian dan cinta digalakkan untuk menghentikan perang.

"Dunia butuh kedamaian dan cinta. Sebentar lagi akan Idulfitri. Marilah kita mencintai sesama #PRAYFORPALESTINE," cuitnya di Instagram.

Winger Manchester City, Riyad Mahrez, yang berasal dari Aljazair, juga menyatakan dukungannya untuk Palestina. Ia mengunggah foto bendera Palestina dan emoji tangan merapal doa.

Sementara striker Liverpool, Mohamed Salah, terang-terangan meminta perang segera diselesaikan para pemimpin dunia. Ia secara khusus meminta bantuan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, untuk membantu mencarikan solusi perdamaian antara Israel dan Palestina.

"Saya memanggil semua pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri di negara yang menjadi rumah saya selama empat tahun terakhir, melakukan segala upaya dengan kekuatan mereka untuk memastikan kekerasan dan pembunuhan orang-orang tak bersalah dihentikan secepatnya. Sudah cukup @BorisJohnson," cuitnya di Twitter.

Secara simbolis, dukungan Palestina juga terang-terangan diperlihatkan di stadion. Dari tribun sampai lapangan, suara-suara solidaritas untuk Palestina terdengar.

Fans Celtic, Green Brigade, mengisi bangku-bangku kosong di tribun Stadion Celtic Park. Puluhan bendera Palestina terpasang di bangku-bangku kosong.

Kemudian jauh dari Chile, klub Deportivo Palestino, juga mendukung Palestina dengan para pemainnya mengenakan keffiyeh sebelum bertanding.

"Palestina adalah bagian penting dari identitas kami sebagai sebuah tim. Simbol Palestina, seperti keffiyeh, menunjukkan hubungan yang kami miliki dengan tanah air kami. Kita harus berdiri bersama melawan kesengsaraan," kata presiden klub Jorge Uauy.

Terakhir, dua pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana, juga menyuarakan dukungan untuk Palestina di final Piala FA. Usai menang 1-0 atas Chelsea di Stadion Wembley, keduanya membentangkan bendera Palestina sampai prosesi mengangkat trofi.

Sebelumnya, banyak pesohor sepakbola juga menyatakan dukungan untuk Palestina. Dari mulai Eric Cantona, legenda MU dan Prancis, hingga mendiang Diego Maradona, legenda sepakbola Argentina, juga bersuara lantang mendukung Palestina.

Konflik Israel dan Palestina sendiri memanas sebulan terakhir. Dari blokade di kawasan tempat berkumpulnya warga Palestina selepas berbuka puasa selama Ramadan, bentrok meluas ke kompleks Masjid Al Aqsa, dan kini kembali merembet ke Jalur Gaza.

Ratusan warga menjadi korban atas perang itu. Laporan terakhir menyebut, 190 warga Palestina tewas dan ribuan luka-luka, sementara 8 orang meninggal dari Israel. (detik)

Posting Komentar untuk "Dari Sepakbola untuk Palestina"