Teladan Mohammad Ahsan: Atlet Fair Play, Ayah Penyayang

Teladan Mohammad Ahsan: Atlet Fair Play, Ayah Penyayang

[BERITA-ISLAM.COM]
 Indonesia sudah selayaknya bangga memiliki atlet seperti Mohammad Ahsan. Sebab, ia mampu mengajarkan bahwa sportivitas itu di atas segalanya, bahkan dalam ajang sebesar Olimpiade 2020.

Ahsan bersama Hendra Setiawan berhadapan dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Ini memang bukan final, tetapi partai ini cukup bergengsi jika melihat lawan mereka itu merupakan wakil Malaysia.

Akan tetapi, Ahsan sekali lagi menunjukkan bahwa bersikap fair play itu harus dipertontonkan saat melawan siapa saja. Saat gim pertama, ada momen atlet 33 tahun itu mengoreksi kesalahan umpire yang tak disadari pasangan Malaysia.

Jadi, ada momen ketika pasangan Malaysia mendapat poin kala Ahsan/Hendra sedang unggul. Chia/Soh harusnya memperkecil ketinggalan mereka, tetapi itu tak tercatat di papan skor.

Awalnya, saat skor sedang 8-5, Chia/Soh berhasil mencuri satu poin. Pukulan servis mereka gagal dikembalikan dengan sempurna oleh pasangan Indonesia. Shuttlecock yang dipukul Mohammad Ahsan mengenai net.

Dengan begitu, skor mestinya berubah menjadi 8-6, tetapi poin itu tak tertulis di papan skor. Setelahnya, permainan dilanjutkan, Ahsan/Hendra berhasil mencetak poin lagi, sehingga unggul 9-5.
Ketika seharusnya partai bisa kembali dilanjutkan lagi setelahnya, Ahsan meminta laga disetop sejenak. Sebab, Ahsan menyadari ada kesalahan di papan skor.

Usai memberitahu hal itu, umpire lalu segera membetulkan papan skor, dari awalnya 9-5 menjadi 9-6, masih untuk keunggulan Indonesia.

Begitulah cara Mohammad Ahsan memberi pelajaran kepada para penggemar bulu tangkis Indonesia tentang arti sportivitas. Atau mungkin, ini juga bisa menjadi inspirasi bagi penggemar bulu tangkis di seluruh dunia. 

Ahsan pun juga dikenal sebagai sosok yang religius. Ada kalanya, ia langsung bersujud syukur ketika memenangi sebuah partai bulu tangkis. 

Ahsan juga kerap menunjukkan sisi religiusnya di media sosial, meski ia gagal menjuarai sebuah turnamen. Misalnya, pada 1 Februari 2021, ia mengunggah foto trofi runner up BWF World Tour Finals sambil menulis caption tanda syukur.

"Pekerjaan selesai,,waktunya kembali ke keluarga..Alhamdulillah," tulis Ahsan kala itu.

Omong-omong soal keluarga, Mohammad Ahsan adalah atlet yang juga dikenal sebagai penyayang keluarga. Ia sering membagikan foto kegiatannya bersama istri serta anak-anaknya di Instagram.
Bahkan sebenarnya, nama akun Instagram Mohammad Ahsan, yakni @king.chayra, itu berasal dari dua nama anaknya: Maritza Chayra Ahsan dan King Arsakha Ahsan.

Mundur ke 29 Januari 2021, Ahsan dikaruniai anak ketiga kala sedang bertanding di BWF World Tour Finals. Jauh dari rumah dan sedang fokus bertanding tak membuat juara dunia tiga kali ini acuh.

Ahsan membagikan momen dirinya sedang melakukan panggilan video dengan anak ketiganya itu. Wajahnya tampak terharu. Setelah pulang ke Indonesia, ia juga membagikan momen dirinya sedang mencium si anak ketiga.

Jadi, inilah Mohammad Ahsan, sosok atlet yang layak diteladani di dalam dan luar lapangan. Indonesia sungguh beruntung memiliki sosok inspiratif seperti Ahsan.

Ahsan maupun Hendra Setiawan belum memberi sinyal akan pensiun setelah Olimpiade 2020. 
Jika memang begitu, artinya kita masih bisa mendapat banyak pelajaran hidup dari mereka.